|
| 14 February 2010 17:19:25 |
| Valentine Day Tanam 500 bibit cinta di Kali Surabaya |
| Karena tidak mendapatkan perhatian dan cinta kasih dari Pemprov jatim kondisi Kali Surabaya kini merana dan membutuhkan kasih sayang maka ecoton bersama karang taruna di Wringinanom memberikan kasih sayang pada sungai dalam bentuk penanaman 500 pohon langkah"
|
"Keberadaan pohon-pohon dibantaran sungai sangat penting bagi peningkatan kualitas air Kali Surabaya karena dengan banyaknya pohon dibantaran akan membawa du manfaat penting yaitu memberikan keteduhan bagi air sungai sehingga tidak cepat panas dan kedua menghalangi manusia untuk menebang pohon dan mendirikan rumah diatas bantaran yang sudah menjadi hutan atau dikelola oleh masyarakat," Ujar Moch Arifin koordinator penghijauan bantaran ecoton yang menjadi pendamping masyarakat di Desa Wringinanom.
Lebih lanjut ia menyatakan air sungai yang panas akan meningkatkan reaksi kimia dan akan menurunkan kadar oksigen di air.
Minggu pagi 14 Pebruari 2010, 50an remaja dari dusun Wringinanom, Dusun Klubuk dan Dusun Kandangasin berkumpul di bantaran Kali Surabaya untuk melaksanakan kegiatan Penanaman pohon langka di bantaran Desa Wringinanom. Kegiatan yang bertepatan dengan hari Kasih sayang bermaksud untuk mengajak warga Kecamatan Wringinanom untuk mencintai sungai Brantas karena saat ini kondisi sungai yang melewati Gresik, Sidoarjo dan surabaya ini kondisinya sedang kritis.
“saat ini kondisi Bantaran Kali Surabaya di Kecamatan Wringinanom sebagian besar telah berubah fungsi menjadi tempat sampah, pemukiman dan terjadi penebangan pohon dilahan bantaran,” ujar Cynthia Diadora Anggota Karang taruna Dusun Kandangasing Wringinanom, lebih lanjut ia menyatakanbahwa saat ini kerusakan lahan bantaran telah menimbulkan longsornya dinding/tebing sungai di Kawasan Wringinanom.
Kegiatan penanaman yang mengambil Tema Kasih Sayang Untuk Bantaran Kali Surabaya ini bertujuan untuk menyelamatkan tebing sungai agar tidak longsor.” Kegiatan penanaman 500 tanaman langka di desa Wringinanom bermaksud untuk menghijaukan bantaran dan mengurangi dampak pemanasan global, antisipasi pencemaranair kali surabaya yang makin parah, dan membantu masukknya air kedalam bumi disaat hujan,” Ungkap Dedy Kurniawan Ketua Karang Taruna Dusun Wringinanom, lebih lanjut pelajar SMAN 1 Wringinanom ini menjelaskan bahwa kegiatan ini juga untuk menunjukkan bahwa kasih sayang tidak hanya ditujukan kepada sesama manusia namun juga harus ada kasih sayang dari manusia kepada lingkungan, khususnya Kali Surabaya yang menjadi sumber PDAM Kota Surabaya
Tanaman Berbuah dan berunga Pink/Merah muda
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini diikuti lebih dari 50 anggota Karang taruna dari 3 dusun di Desa Wringinanom yaitu Dusun Wringinanom, Dusun Klubuk dan Dusun Kandangasin. Acara dimulai dengan sosialisasi kondisi actual Bantaran Brantas dan manfaat tanaman bagi kelestarian fungsi ekologis bantaran.500 tamana yang ditanam adalah Jenis tanaman yang berwarna merah muda bungan dan buahnya seperti Trenggulun (protium javanicum), Buah mentega(Syzigium polhyantum), Kesumba Keling (Pigmentaria Rumph) Flamboyan (delonix regia) dan Sukun( Artocarpus communis). “Tanaman ini sumbangan dari Kebun Raya Bogor, ecoton dan Buddhist Education Centre Surabaya,” Ujar Melda Dewi Septiandra yang bertugas mengumpulkan bibit, ia menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengirim surat kepada Bupati yang berisi permohonan sumbangan bibit untuk ditanam di Wringinanom namun hingga kini belum ada jawaban. Saat ini sebenarnya musim yang tepat untuk menanam karena hujan di Wringinanom setiap hari membasahi lahan di Kecamatan Wringinanom. “Luas lahan yang kami tanaman seluruhnya sepanjang 2 km, namun keterbatasan bibit yang ada kami hanya menanami 1 km disepanjang bantaran Wringinanom,” tambah Melda.
Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut hingga musim hujan selesai sekitar akhir Maret, oleh karenanya Karang taruna mengajak warga kecamatan Wringinanom untuk aktif menanami lahan untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan mengurangi polusi udara serta sebagai bentuk cinta kasih manusia pada Bumi. |
| |
| Pemasuk tulisan: Prigi Arisandi |
| |
|
 |
 |
| salah satu menu Program jelajah kali surabaya adalah kunjungan lapangan ke instalasi pengolahan air PDAM Surabaya, untuk mengetahui kualitas bahan baku dan metode pengolahan air baku air minum |
|  |
| Limbah industri kertas di Kali Surabaya menyumbangkan 84% limbah cair di kali Surabaya, keberadaan pabrik kertas mendesak untuk direlokasi untuk mengurangi beban pencemaran di kali surabaya |
|  |
| pemanfaatan air yang bijaksana harus mempertimbangkan keadilan antar generasi, jangan sampai eksploitasi terhadap air pada saat ini mengurangi hak generasi mendatang untuk mendapatkan air bersih. ANAKKU MANDI DISUMBER BrANTAS, sumber air kali surabaya |
|
|
|